5 Nov 2016

Pesona Wisata Sejarah di Kota Gudeg, Yogyakarta


Wisata Budaya di Yogyakarta

Yogyakarta memang kental dari sisi budaya dan historis, selain banyaknya peristiwa bersejarah yang terjadi di sini, juga terkenal sebagai kota yang memiliki tradisi dan budaya unik dan berbeda. Itulah mengapa Yogyakarta menjadi salah satu daerah istimewa, posisinya sama spesial dengan Jakarta dan Aceh. Kalau jalan-jalan ke Yogyakarta, pastikan Anda mampir ke tempat-tempat  bersejarah, seperti benteng, keraton, dan museum. 

Menikmati kekhasan Yogyakarta hingga puas tentu tak cukup dilakukan dalam waktu sehari, maka bila ke Yogyakarta, Anda bisa memilih sarana akomodasi yang tepat, salah satunya bisa memilih menginap di Ameera Boutique Hotel. Hotel bintang 2 ini berada di Jalan Dragen No. 13-15 di Kota Yogyakarta. 

Ameera Baoutique menyediakan fasilitas cukup lengkap, ditambah dengan disain bangunan yang nyaman, memadukan antara konsep modern-tradisional. Unsur tradisional terlihat pada bangunan depan berupa atap joglo, juga pada beberapa furnitur yang didominasi bahan kayu. Selain itu, aksesori dan ornamen batik, wayang juga bisa ditemukan di setiap ruangan. Nah saat ini ada banyak cara untuk memesannya, salah satunya melalui internet dengan mengunjungi link di sini, dan kemudahan ada di tangan Anda. 
Jika Anda masih penasaran dengan kota Yogyakarta, berikut adalah tempat-tempat wisata di Yogyakarta yang menyimpan kekayaan budaya dan sejarah kota ini sekaligus sejarah Indonesia: 

Taman Pintar Yogyakarta
Berada di Jalan Panembahan Senopati Nomor 1-3, Yogyakarta, Taman Pintar Yogyakarta ini adalah sejenis wisata edukasi yang tepat untuk keluarga Anda. Bila Anda berlibur ke Yogyakarta bersama dengan anak-anak, jangan lewatkan untuk mengunjungi wahana ilmu pengetahuan ini. Taman Pintar Yogyakarta buka dari hari Selasa sampai Minggu jam 09.00-16.00. 

Taman ini didirikan sejak tahun 2006 dan berada di tengah Kota Yogyakarta, dekat dengan Malioboro, sehingga mudah dijangkau. Bagian-bagian ruangan di dalam taman yang berdiri di atas lahan seluas lebih dari enam ratus meter persegi ini, meliputi: taman bermain anak, gedung memoralibia, wahana bahari, rumah batik, rumah gerabah, gedung Planetarium, gedung PAUD Barat dan Timur, serta gedung oval kotak. 

Ada hal yang menarik, yakni di gedung Oval Kotak, Anda akan memasuki gedung berukuran kotak dengan barang-barang yang sebagian besar berbentuk kotak. Barang-barang tersebut adalah alat peraga sains dan wahana bermain. Sedangkan di gedung memoralibia, Anda akan menemukan benda-benda memoralibia sejarah dan budaya yang ada di Keraton Yogya. 

Berbagai macam alat peraga sains yang ada di dalam Taman Pintar ini pastinya akan memancing rasa ingin tahu anak-anak, sekaligus memberikan ilmu baru secara menyenangkan. Anak-anak bisa melihat alat peraga pembuat susu bubuk, pengolahan air, simulator gempa, generator, dan lain-lain. Anak-anak juga bisa menyaksikan contoh fosil dinosaurus lengkap dengan suaranya yang menyeramkan. 

Ada juga teater tiga dimensi yang bisa disaksikan dengan biaya Rp 15.000/ orang. Juga Planetarium, di mana anak-anak bisa melihat perputaran benda-benda planet sambil berbaring. Tiket masuk ke Taman Pintar ini hanya dikenakan bila masuk ke gedung memoralibia, gedung oval kotak, gedung PAUD, Planetarium, dan wahana teater 3D. Biaya yang perlu Anda keluarkan antara Rp3.000-Rp15.000. Sangat terjangkau dan pasti menyenangkan anak-anak.

sumber foto: reportaseharga.com
Taman Budaya Yogyakarta
Berada di Jalan Sriwedani Nomor 1, memiliki visi sebagai jendelanya Yogyakarta atau “The Window of Yogya.” Lokasinya juga dekat dengan Malioboro. Taman ini adalah kompleks untuk pusat pengembangan budaya Yogyakarta yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DIY.  Bila Anda tertarik dengan kegiatan berbau budaya, Anda bisa menyaksikan aneka seni tari, musik, teater, dan pameran budaya di taman ini. 

Dulunya taman ini bernama Purna Budaya dan disediakan untuk membina para seniman, agar dapat memelihara dan mengembangkan kebudayaan di Yogyakarta. Taman ini memiliki dua bangunan, yaitu Concert Hall, gedung dengan arsitektur Belanda sebagai tempat berdiskusi sastra, pameran, dan pelatihan.  Bangunan yang kedua, Societet Militair, untuk pementasan teater, musik, tari, dan sebagainya. 

Bagi Anda penggemar lukisan, di Taman Budaya Yogyakarta ini juga sering diadakan pameran lukisan, salah satunya pameran lukisan raksasa di mana lukisan-lukisan tersebut berukuran raksasa sampai memenuhi dinding. Lukisan-lukisan tersebut dipamerkan untuk mengapresiasi para seniman, sekaligus menggugah jiwa seni para pengunjungnya. 
Sumber foto: jogja.antaranews.com
Benteng Vredeburg
Berada di Jalan Ahmad Yani Nomor 6, persisi di depan Gedung Agung dan Keraton Kesultanan Yogya. Benteng ini telah menjadi museum yang menyimpan sejarah Kota Yogyakarta. Dulunya adalah benteng pertahanan pasukan penjajah Belanda dari prajurit Keraton Yogyakarta.  Di depan gerbangnya terdapat dua meriam dan dua patung yang memiliki nilai historis tinggi.

Dulunya di sekeliling benteng ini terdapat parit, sebagai strategi bertahan penjajah Belanda dari serangan para pahlawan. Benteng yang semula bernama Benteng Rustenburg (Benteng Peristirahatan), diganti namanya menjadi Benteng Vredeburg (Benteng Perdamaian). 

Benteng ini dibangun sejak tahun 1760 yang dibuka untuk umum dan bisa menjadi tempat pembelajaran sejarah, khususnya sejarah Yogyakarta. Obyek wisata satu ini memang sarat unsur edukasi untuk pengunjung, terutama bagi para pemuda agar dapat menapaktilasi perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.
Sumber foto: jadiberita.com
Museum Sonobudoyo 
Museum ini berlokasi di Jalan Pangurakan Yogyakarta Nomor 6, Gondomanan. Di museum ini tersimpan sepuluh jenis koleksi geologika, biologika, arkeologi, numismatika, historika, seni rupa, dan lainnya dari tanah Jawa, Madura, Bali, dan Lombok. 

Bali dan Lombok memang tidak  berada di tanah Jawa, tetapi kebudayaannya sangat kental dengan budaya Jawa. Terdapat ribuan keris dari Yogyakarta, Solo, Madura, bahkan ada juga keris dari Kalimantan dan Sulawesi yang dipamerkan dan menambah khazanah pengetahuan. Museum Sonobudoyo ini adalah museum terlengkap yang ada di nusantara, setelah Museum Nasional Jakarta. Tiket masuk ke museum ini sangat terjangkau, hanya Rp2.500-Rp5.000 per orang. Museum ini buka dari hari Selasa-Minggu, jam 08.00-15.30 WIB. 

Selain tempat-tempat tersebut di atas, Yogyakarta masih menyimpan warisan budaya dan sejarah lainnya yang patut Anda kunjungi jika ingin mengetahui betapa besar dan kayanya Indonesia sehingga patut Anda banggakan. Sudah siap berangkat ke Yogya?


This Is The Newest Post
Artikel Terkait

Dilarang Promo Link DI komentar ya :)
Lebih Baik Tukaran Link Aja
EmoticonEmoticon