29 Oct 2016

5 Tujuan Mendaki Gunung yang Seharusnya Pendaki Ketahui

Kamu suka mendaki gunung? kalau suka mungkin teman teman sudah tau apa maksud dan tujuannya mendaki gunung ya kan? ada yang mendaki gunung karena ingin mencari suasana ketenangan, ingin berfoto - foto, ingin menaklukan puncak gunung ataupun hanya sekedar hobi dan mencari kesenangan semata.
Buat temen temen yang belum mendaki gunung, terheran - heran kenapa ya banyak orang yang mendaki gunung capek capek dan tidurpun tak nyenyak, apa yang mereka cari? apa alasan mereka mendaki gunung.
Pasti ada sebagian orang bilang yang sudah mendaki, "mendakilah nanti kamu tau sendiri apa tujuan mendaki gunung", semakin buat penasaran orang yang belum pernah mendaki dengan jawaban seperti itu,  banyak yang mendaki gunung hanya untuk coba coba saja, dan meninggalkan banyak sampah dan mengabaikan keselamatan. Sungguh miris!!
Seharunya kegiatan mendaki gunung, harus memiliki tujuan yang jelas agar kegiatan yang kita lakukan tidak sia-sia. mari simak beberapa alasan dan tujuan orang mendaki gunung.
Ada beberapa “Tujuan mendaki gunung”, yakni sebagai berikut

1. Hobi atau Kesenangan Pribadi Semata
lifestyle.liputan6.com

Bisa dibilang tujuan ”Untuk hobi atau kesenangan pribadi semata” merupakan tujuan mendaki yang paling rendah. Para pendaki gunung yang bertujuan untuk hobi ini, biasanya mendaki gunung untuk sekedar rekreasi, mengisi waktu luang atau melepas kepenatan.
Orang-orang ini mendaki gunung untuk menikmati pemandangan alam, menghirup udara segar atau berkemah bersama teman-teman. Puncak gunung bukanlah segalanya "harga mati", karena yang mereka kejar hanyalah kesenangan semata. Jadi meskipun mereka mendaki gunung tidak sampai ke puncak, sebenarnya mereka sudah cukup puas.

2. Untuk Prestise atau Mendapatkan Pengakuan
http://rayapos.com/

Para pendaki yang mendaki gunung untuk tujuan seperti ini, yang mereka kejar hanya puncak. Jadi puncak gunung adalah harga mati bagi mereka. Bagaimanapun caranya, puncak harus bisa diraih, karena mereka beranggapan semakin banyak puncak gunung yang dikoleksi.
Ketika sudah banyak puncak yang berhasil di taklukan, prestise akan meningkat pula dan Ia-pun akan mendapat pengakuan dari orang lain (meskipun kenyataannya justru dianggap sombong dan kurang begitu dianggap oleh kebanyakan pendaki).

3. Untuk Mencari Pengalaman dan Ilmu pengetahuan
jabar.tribunnews.com

Orang-orang yang bertujuan seperti ini tidak hanya “pendaki gunung atau petualang saja”, tetapi bisa juga para ahli yang mendaki gunung untuk keperluan penelitian. Contoh: Seorang ahli “Vulkanologi” harus mendaki gunung untuk meneliti keadaan kawah sebuah gunung.
Seorang pendaki yang mendaki gunung untuk keperluan membuat peta, seorang ahli yang mendaki gunung untuk keperluan meneliti jenis-jenis hewan dan tumbuhan di sebuah gunung, seorang petualang yang mendaki gunung untuk membuka jalur pendakian atau mencari lokasi sumber air dsb.
Orang-orang yang memiliki tujuan ini, biasanya mengabaikan “Prestise”atau bahkan “nyawanya” sekalipun karena tujuan utama mereka adalah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan dalam benak mereka. Demi ilmu pengetahuan dan pengalaman baru  sehingga bermanfaat untuk dirinya dan juga orang lain.

4. Untuk Pelestarian Alam atau Misi Penyelamatan
jabar.tribunnews.com

Biasanya banyak dari kalangan para “Pecinta alam” (Pecinta alam yang sebenarnya),Tim SAR atau polisi hutan. Mereka mendaki gunung untuk kelestarian alam, misalnya reboisasi di lereng gunung, ekspedisi bersih-bersih gunung dari coretan-coretan dan sampah gunung, perbaikan jalur pendakian untuk mencegah adanya jalur-jalur bayangan yang akan menyesatkan pendaki.
Tim SAR yang mendaki gunung untuk mencari pendaki yang hilang, para polisi hutan yang mendaki gunung untuk menjaga hutan dari bahaya kebakaran atau memburu para penebang dan pemburu liar.

5. Untuk Mengasah Pribadi dan Menemukan Hakekat Diri
lowcosttraveler.wordpress.com

Orang-orang yang memiliki tujuan seperti inilah orang yang mampu berguru pada alam. Mereka mendaki gunung untuk menyendiri dan merenung guna mendapatkan kedamaian dan   pencerahan dari Tuhan dengan mengakrabi alam. Karena dengan begitu mereka akan tahu bahwa dirinya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan alam apalagi Tuhan.
Tujuan mendaki gunung seperti ini tidak hanya bisa dilakukan oleh para pertapa saja, yang biasanya mendaki gunung dan tinggal disana dalam waktu yang cukup lama sampai mendapat ilmu. Namun, sebenarnya para pendaki gunung biasa juga bisa memiliki tujuan seperti ini, kebanyakan para pendaki yang sudah cukup berpengalaman biasanya mendaki gunung untuk tujuan seperti ini.
Mereka mendaki gunung bukan lagi untuk hobi atau mengejar prestise, tetapi mereka mendaki karena “panggilan jiwa” yang harus terus dipenuhi. Mereka seolah tak bisa hidup jauh dari gunung. Meskipun telah lama tidak mendaki gunung, namun keinginan untuk mendaki itu pasti akan tetap ada karena sudah menjadi kebutuhan.
Mereka meyakini bahwa ada banyak pelajaran yang bisa diperoleh dari mendaki gunung. Dengan mengakrabi alam, maka dengan sendirinya alam akan mengajarkan banyak ilmu kepada kita.
Jadi, jelas bahwa gunung adalah media untuk menempa pribadi manusia sebelum akhirnya mendapatkan ilmu yang berasal dari Tuhan. Ilmu yang tak terbatas dan tidak bisa didapatkan hanya dari sekolah atau kuliah saja.
Ilmu apakah itu?
Ilmu tentang “hakikat diri dan Pemahaman akan arti kehidupan”.
Bagaimana cara memahaminya?
Salah satu caranya adalah dengan “Banyak mendaki gunung”.
Itulah tujuan pendakian gunung dan Alasan mendaki gunung
dikutip http://yahyadanin.blogspot.com/

Artikel Terkait

Dilarang Promo Link DI komentar ya :)
Lebih Baik Tukaran Link Aja
EmoticonEmoticon